-->
thumbnail

Hubungan Lembaga Paud dengan Orang Tua dan Masyarakat

Posted by Yushan on Tuesday, September 28, 2021

a. Hubungan lembaga PAUD dengan Orang tua dalam konteks umum 
        Berkomunikasi dengan orang tua merupakan salah satu tanggungjawab pendidik. Demikian juga dengan orang tua, mereka perlu menjalin komunikasi dengan pendidik. Komunikasi timbal balik ini akan sangat efektif untuk memberikan layanan yang berkualitas kepada anak usia dini. Orang tua dan pendidik saling berbagi informasi baik mengenai program lembaga maupun tentang individual anak. Orang tua dapat mengetahui program-program yang akan dan sedang dilaksanakan oleh lembaga. Di samping itu juga dapat memberi saran serta kritikan tentang pelaksanaan program – program dan saling bekerja sama demi kemajuan lembaga tersebut. Pendidik dapat menginformasikan dan berdiskusi tentang perkembangan anak selama mengikuti kegiatan di lembaga tersebut dan juga menggali informasi dari orang tua tentang berbagai hal mengenai anak tersebut. Kegiatan berkomunikasi tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara. Baik secara formal maupun informal, baik secara tertulis maupun lisan. Akan tetapi bukan hal yang mudah baik bagi pendidik maupun orang tua untuk menjalin komunikasi dua arah secara efektif. 

        Ada banyak kendala baik dari pendidik maupun orang tua. Panduan ini memuat tentang strategi berkomunikasi antara pendidik dan orang tua melalui papan informasi, buku komunikasi, buku profil lembaga, surat, home visit, dan pertemuan pendidik-orang tua. 

b. Tujuan keterlibatan orang tua dalam komunikasi dua arah ini yaitu: 

1. Menyampaikan informasi tentang kebijakan dan program kegiatan yang ada di lembaga. 
2. Menjalin kerjasama antara lembaga dan orang tua dalam melaksanakan program lembaga 
3. Berdiskusi tentang perkembangan anak dan permasalahan yang dihadapi oleh masing – masing 
    anak. 
4. Berbagi pengalaman dan gagasan dalam membelajarkan anak. 
5. Bertukar informasi mengenai perkembangan anak yang ada di lembaga dan di rumah. 
6. Memperoleh informasi yang membantu pemahaman mengenai berbagai aspek tentang kemajuan tumbuh kembang anak. 

c. Strategi berkomunikasi antara pendidik (pengelola Lembaga PAUD) dan orang tua melalui: 

1. Papan Informasi 
        Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk menjalin komunikasi dua arah antara pendidik dan orang tua adalah pengadaan papan informasi. Papan informasi adalah papan yang ditempel di dinding atau dipasang di tempat strategis sehingga mudah diakses dan dibaca oleh orang tua maupun pendidik. Papan informasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk menempel berbagai pesan dari pendidik yang dimaksudkan untuk diketahui orang tua peserta didik maupun pesan dari orang tua peserta didik untuk diketahui oleh pendidik. 
        1. Pesan-pesan yang dapat disampaikan pada papan informasi: 
                1. Pengumuman tentang jadwal pertemuan 
                2. Selebaran berisi informasi tentang perkembagan dan pertumbuhan peserta didik. 
                3. Hasil karya peserta didik untuk diapresiasi oleh orang tua 
                4. Foto-foto kegiatan, baik kegiatan peserta didik, kegiatan pendidik maupun kegiatan orang 
                    tua 
                5. Foto-foto peserta didik 
                6. Jadwal pembelajaran peserta didik 
                7. Instruksi untuk volunteer 
                8. Hal-hal yang relevan dengan rencana kegiatan lembaga 

           Informasi melalui papan informasi dapat merupakan pengulangan atau penguatan dari informasi yang dikirimkan melalui surat atau catatan-catatan yang ditulis melalui buku penghubung. 

        2. Langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk membuat papan informasi: 
                1. Menyiapkan lokasi yang strategis dan mudah diakses oleh orang tua dan pendidik 
                2. Menyiapkan papan informasi. 
                3. Menyiapkan bahan/materi. 
                4. Memasang dan menempel materi yang disiapkan 
                5. Menghias papan informasi 

            Materi yang disampaikan pada papan informasi hendaknya secara rutin diperbaharui sehingga selalu berisi informasi-informasi yang relevan dengan perkembangan kegiatan anak maupun kegiatan orang tua. Pembaharuan materi pada papan informasi dapat dilakukan setiap dua minggu, setiap bulan atau sesuai kebutuhan. Pembaharuan materi ini sangat penting untuk menarik perhatian karena jika papan dipenuhi dengan informasi yang sudah lama atau terlihat acak-acakan, pihak orang tua tidak akan melihatnya. Pelaksanaan kegiatan ini dapat melibatkan orang tua. 

            Orang tua yang tertarik menjadi volunteer dapat diikutsertakan untuk membantu memasang informasi dan menghiasnya. Di samping itu orang tua juga dapat dilibatkan untuk menyumbang hasil karyanya. 

2. Buku Profil 
        Lembaga Buku Profil lembaga merupakan salah satu media komunikasi yang penting dalam membangun keterlibatan dan peran serta orang tua dalam program pendidikan anak usia dini. Buku Profil lembaga adalah buku yang memuat informasi-informasi umum tentang profil lembaga, meliputi: 

        1. visi dan misi lembaga, Visi adalah tujuan yang hendak dicapai oleh suatu lembaga. Misi 
            memuat langkah-langkah yang hendak dilakukan untuk mewujudkan tujuan/visi yang telah 
            ditetapkan. 

        2. program pembelajaran, 

        3. jadwal kegiatan, 

        4. daftar kelas, 

        5. daftar peserta didik, Berisi informasi tentang jumlah peserta didik, nama-nama peserta didik, 
            usia/tempat tanggal lahir. 

        6. daftar pendidik dan tenaga kependidikan 

        7. fasilitas yang dimiliki 

        8. tata-tertib dan informasi lain yang bermanfaat untuk orang tua, Beirisi aturan-aturan yang harus 
            ditaati oleh pihak-pihak yang terkait dengan lembaga, meliputi tata tertib untuk pendidik, tata 
            tertib untuk anak dan tata tertib untuk orang tua. 

3. Buku Komunikasi/ Penghubung 
        Buku komunikasi adalah suatu media berbentuk buku yang digunakan untuk berkomunikasi dengan orang tua.Buku ini memuat catatan singkat yang menggambarkan keberhasilan yang spesifik, keterampilan atau perilaku baru serta saran-saran untuk kegiatan dirumah. Buku ini berfungsi untuk menjembatani komunikasi antara guru dan orang tua peserta didik, sehingga harus dapat diisi oleh kedua belah pihak. 
        Pihak orang tua didorong untuk mengirimkan catatan-catatan penting kepada pendidik dan sebaliknya pendidik juga harus aktif mengirimkan catatan-catatan penting tentang pertumbuhan dan perkembangan anak. Pertukaran catatan dan tanggapan ini penting agar masing-masing pihak yaitu pendidik dan orang tua saling bekerjasama untuk mendorong kemajuan anak. Catatan-catatan dalam buku komunikasi dapat digunakan sebagai dasar bagi orang tua maupun pendidik untuk menentukan materi atau program yang sesuai dengan kebutuhan anak. Tindak lanjut dari catatan-catatan dalam buku komunikasi adalah berupa pertemuan langsung antara pendidik dan orang tua. 

4. Surat 
        Surat adalah cara lain yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan orang tua. Komunikasi melalui surat dapat dilakukan secara rutin yaitu mingguan atau bulanan sehingga orang tua menerima informasi secara konsisten atau sesuai dengan kebutuhan. Topik surat bervariasi sesuai dengan kebutuhan. 

5. Home Visit 
        Home visit merupakan kegiatan yang dilakukan pendidik dengan mengunjungi rumah orang tua peserta didik. Home visit ini memiliki makna penting untuk membangun hubungan yang solid antara pendidik dan orang tua. Kegiatan ini biasanya dilakukan pada awal dan akhir tahun ajaran. Namun demikian home visit juga dapat dilakukan ketika kegiatan pembelajaran sedang berlangsung ditahun tersebut. Jika pendidik tidak sanggup untuk mengunjungi dua atau tiga orang tua di rumah, dia dapat mengundang mereka dalam pertemuan khusus di lembaga. Beberapa orang tua mungkin lebih suka diundang dalam pertemuan dalam kelompok kecil. Jika orang tua tidak dapat datang ke lembaga dan pendidik tidak dapat berkunjung ke rumah, maka pendidik dapat mengundang mereka untuk bertemu di tempat lain sesuai kesepakatan. Pertemuan di tempat yang netral mungkin membantu orang tua merasa nyaman. Jika tidak mungkin, pendidik dapat mencoba kontak melalui telepon, atau surat. 

6. Pertemuan Orang tua dengan Pendidik (pengelola Lembaga) 
        Pertemuan pendidik dan orang tua merupakan salah-satu kegiatan yang dapat mendorong komunikasi antara mereka. Kegiatan ini dapat dijadwalkan secara rutin sesuai kebutuhan lembaga. 

7. Mempererat komunikasi pendidik-orang tua secara informal 
        Komunikasi yang sudah terbangun antara pendidik-orang tua perlu senantiasa dipererat. Berbagai upaya dapat dilakukan untuk tujuan tersebut. Strategi komunikasi yang sudah disebutkan di atas adalah upaya membangun komunikasi secara formal dan terencana secara sistematis. Berikut ini adalah upaya mempererat komunikasi pendidik-orang tua secara informal dan tidak memerlukan perencanaan khusus. 
1. Waktu orang tua mengantar dan menjemput anak 
2. Menggunakan telephon 
3. Bertemu di luar lingkungan lembaga PAUD 
4. Melakukan kegiatan parenting 

2. Hubungan Lembaga PAUD dengan masyarakat dalam konteks umum 
        Pada umumnya sekolah merupakan tempat anak didik untuk memperoleh pengalaman-pengalaman, pengetahuan, keterampilan sehingga anak didik akan mendapat bekal hidup kelak bekerja di lingkungan masyarakat luas. 
        Anak usia dini pada hakikatnya adalah manusia yang memerlukan bimbingan, secara kodrati seorang anak sangat perlu pendidikan dan bimbingan dari orang dewasa. Masyarakat sebagai lingkungan terbesar dalam kehidupan, berguna untuk melatih jiwa anak dalam bersosialisasi terhadap masyarakat, seperti bermain dan bergaul. Yang harus diperhatikan pengaruh lingkungan dan kebudayaan masyarakat terhadap perkembangan pribadi anak misalnya anak yang terdidik dalam keluarga yang religius, setelah dewasa akan cenderung menjadi manusia yang religius pula. Lingkungan dan keluarga sebagai pendidikan kedua setelah sekolah, orang tua memiliki peran yang cukup strategis dalam membantu guru memaksimalkan proses pembelajaran bagi anak-anak usia prasekolah. 
        Dalam menyikapi berbagai perubahan sosial dan teknologi yang begitu cepat dalam masyarakat, maka orang tua harus memiliki pegangan edukatif dalam menciptakan suasana pembelajaran. Tugas pokok orang tua dan masyarakat yang dapat diberdayakan guru dalam meningkatkan perannya adalah : 

a. Memberi nama yang tepat. 
        Pemberian nama akan memberi identitas kepada anak. Dengan berbagai kemajuan dan perubahan sosial nama anak semakin baik dan beragam, namun identitas keklaminan justru sangat penting. 

b. Kebiasaan memberikan pakaian yang sesuai. 
        Berikan pakaian yang sesuai dengan anak agar nantinya Orang tua tidak bingung dengan kebiasaan anak yang kelaki-lakian atau keperempuan-perempuanan akibat dari seringnya memberikan pakaian yang tidak sesuai. 

c. Pemilihan warna yang tepat, sebab warna dan motif juga sangat berpengaruh terhadap identitas kekelaminan. 

d. Pengembangan hobi yang menunjang. 
        Kecenderungan biasanya terbaca sejak kecil sehingga pengembangan hobi yang sesuai akan memberikan bekal yang baik untuk perkembangan anak. 

e. Memberikan batasan-batasan, aturan-aturan dengan bimbingan yang tepat 

f. Memperhatikan tugas dalam rumah tangga secara tidak langsung anak akan memperhatikan dan mengerti akan tugas dan kewajibannya.
10:21:00 AM
thumbnail

Peran Masyarakat dalam Pendidikan Anak Usia Dini

Posted by Yushan on Monday, September 27, 2021

        Sungguh suatu hal yang ironis, betapa tekhnologi modern ternyata belum bisa memberi manfaat atau efek yang positif pada anak-anak. Seperti yang kita ketahui bahwa perkembangan dan pertumbuhan anak zaman sekarang ini lebih banyak dipengaruhi oleh Televisi, dimana tak ada filter yang bisa menyaring secara efektif hal hal yang baik untuk anak. Kita juga bisa membedakan bahwa di lingkungan pedesaan dengan lingkungan perkotaan terdapat perbedaan yang sangat signifikan dalam hal pendidikan. Dimana di Perkotaan Anak-anak usia dini sudah banyak yang tersentuh oleh pendidikan untuk anak usia dini. 

        Melihat dari perkembangan anak yang memerlukan perhatian khusus oleh orang tua, Pendidikan Anak Usia Dini perlu tersosialisasikan kepada masyarakat, agar visi Paud dapat tercapai sebelum anak tersebut masuk kesekolah dasar. Masyarakat yang peduli dengan anak-anak akan sangat antusias sekali untuk bahu membahu dalam mengembangkan kualitas PAUD. Meski PAUD yang didirikan masyarat masih berada dalam jalur nonformal namun sudah menggunakan kurikulum dengan menu generik. Ada beberapa strategi masyarakat dalam mendirikan PAUD: 

1. Memegang prinsip dari, oleh, dan untuk masyarakat, sehingga masyarakat dapat dilibatkan sejak identifikasi kebutuhan , merancang program , melaksakannya dan mengawasinya. 

2. Fleksibel yakni baik tempat, waktu , maupun saran ayang digunakan. Yang paling penting aman dan tidak mengganggu waktu tidur siang anak. 

3. Tidak harus dimulai dari nol, bisa dengan mengembangkan fasilitas yang sudah ada seperti, Posyandu, BKB, SPS, ataupun Majelis Ta’lim. 

4. Yang Mudah, Murah, tetapi harus bermutu. Yaitu PAUD nonformal bukan berarti gedung yang megah dan berfasilitas lengkap tetapi menjadi satu tolak ukur dimana anak merasa diperhatikan, diberi kesempatan, diberikan kebebasan mengungkapkan kemampuanya, didengar isi hatinya tanpa ada paksaan/ ancaman/ tekanan terhadap dirinya serta mendapatkan pelayanan pendidikan yang sesuai dengan Usianya. 

        Dalam penyelenggaraanya sendiri PAUD nonformal diharuskan tidak kaku, maksudnya jika sudah ada keinginan dari masyarakat untuk mendirikan PAUD segeralah untuk memulainya meskipun belum mendapatkan ijin. Untuk sementara waktu sebelum dibuat kurikulum, maka bisa menggunakan kurikulum dengan Menu generik. Sambil berjalan, penilik PLS/ PAUD memantau, membina, dan mengarahkan hingga mendapatkan izin operasional. Sehingga dalam jangka waktu minimal 6 bulan setelah program berjalan, PAUD sudah mendapatkan ijin dari Dinas Pendidikan.
10:15:00 AM
thumbnail

Peran Orang Tua pada Pendidikan Anak Usia Dini

Posted by Yushan on Sunday, September 26, 2021

        Masa depan anak sesungguhnya ada ditangan kedua orang tuanya, bila orang tua senantiasa memperhatikan perkembangan buah hatinya niscaya masa depan anaknya akan jauh lebih baik. Pendidikan anak usia dini memiliki kedudukan yang sangat tinggi dan memperlihatkan aktivitas di rumah. Pendidikan usia dini merupakan masa terpenting dan mendasar dalam kehidupan manusia yang memegang kendali dalam perkembangan kehidupannya. Anak lahir dalam pemeliharaan orang tua dan dibesarkan dalam keluarga. Orang tua dalam pendidikan islam memiliki kewajiban dan tanpa ada yang memerintah langsung memikul tugas sebagai pendidik, baik yang bersifat pemelihara, pengasuh, pembimbing maupun sebagai guru dan mereka sebagai pemimpin bagi anak-anaknya. 

        Perjalanan seorang anak menuju kedewasaan dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya faktor alam dan lingkungan, oleh karena itu perlu adanya peran orang tua serta pihak lain seperti guru dan masyarakat untuk membantu proses tersebut agar kedewasaan seorang anak tidak terhambat. Orang tua dan guru juga perlu memahami arti kreativitas dan bagaimana penampilannya jika dikaitkan dengan tingkat perkembangan anak dan mereka perlu memiliki keterampilan untuk membantu dan mendorong anak mengungkapkan daya kreatifnya, menyadari pentingnya kreativitas bagi anak dan bagi pendidik sendiri mampu menemukan kendali kreativitas pada anak dan membina mereka mengembangkan kesediaan dan keberanian untuk mewujudkan kreativitas mereka. Perkembangan merupakan rangkaian proses perubahan kearah yang lebih maju dan lebih dewasa. 

        Mengembangkan kreativitas sejak dini itu sangat penting bagi perkembangan anak karena ada beberapa perilaku yang mencerminkan perilaku kreativitas alamiah anak pra sekolah menjadi nyata seperti menjajaki lingkungannya, dan rasa ingin tahu mereka sangat besar. Oleh karena itu orang tua, guru dan masyarakat bertanggung jawab atas pemeliharaan, perhatian dan penyediaan lingkungan fisik dan social yang kondusif bagi perkembangan anak-anak.
10:12:00 AM
thumbnail

Puasa

Posted by Yushan on Saturday, September 25, 2021

1. Pengertian Puasa 
        Puasa atau saum adalah tindakan sukarela dengan berpantang dari makanan, minuman, atau keduanya, perbuatan buruk dan dari segala hal yang membatalkan puasa untuk periode waktu tertentu. Puasa mutlak biasanya didefinisikan sebagai berpantang dari semua makanan dan minuman untuk periode tertentu, biasanya selama satu hari (24 jam), atau beberapa hari. Puasa lain mungkin hanya membatasi sebagian, membatasi makanan tertentu atau zat. Praktik puasa dapat menghalangi aktivitas seksual dan lainnya serta makanan. Puasa, sering dilakukan dalam rangka menunaikan ibadah, juga dilakukan di luar kewajiban ibadah untuk meningkatkan kualitas hidup spiritual seseorang yang melakukannya. 
        Hal semacam ini sering ditemukan dalam diri pertapa atau rahib. Inti dari maksud dan tujuan puasa itu adalah pengekangan diri dari sebuah keinginan untuk mencapai sebuah tujuan. Oleh karenanya, puasa dapat didefinisikan sebagai usaha pengekangan diri dari sebuah keinginan yang dilarang untuk mencapai sebuah tujuan. puasa (disebut juga Shaum) yang bersifat wajib dilakukan pada bulan Ramadhan selama satu bulan penuh dan ditutup dengan Hari Raya Idul Fitri. Puasa dilakukan dengan menahan diri dari makan dan minum dan dari segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari dengan niat sesuai perintah dalam kitab suci umat Islam Al Quran. Puasa juga menolong menanam sikap yang baik dan kesemuanya itu diharapkan berlanjut ke bulan-bulan berikutnya dan tidak hanya pada bulan puasa. Jika didasarkan pada ritual puasa itu sendiri, maka jika kita hendak mengakhirinya atau berbuka, maka terasa bertolak belakang jika kita tidak berbuka sekedarnya saja. 

2. Macam-macam Puasa Wajib 
        Seperti dengan namanya, puasa wajib merupakan puasa yang harus dijalankan oleh semua umat Islam. Jika umat Islam melakukannya maka mereka akan mendapatkan pahala, sedangkan jika tidak melakukannya maka akan mendapat dosa. Puasa berhukumnya wajib terbagi menjadi tiga jenis, simak penjelasannya berikut ini. 

a. Puasa Ramadan 
        Puasa Ramadhan merupakan jenis puasa paling umum karena merupakan puasa wajib selama sebulan penuh pada bulan Ramadhan bagi setiap umat Islam yang sudah baligh. Kewajiban melaksanakan ibadah puasa pada bulan Ramadhan terdapat dalam Al-Qur’an surat Al-baqarah ayat 183. 

b. Puasa nazar 
        Jenis kedua dari puasa wajib adalah puasa nazar yaitu puasa karena sebuah janji. Nazar sendiri secara bahasa berarti janji, sehingga puasa yang dinazarkan memiliki hukum wajib. 

c. Puasa Denda atau Kifarat 
        Jenis terakhir dari puasa wajib adalah puasa denda, yakni puasa yang dilakukan untuk menggantikan dam atau denda atas pelanggaran berhukum wajib contohnya tidak melaksanakan puasa. Puasa ini bertujuan untuk menghapus dosa yang telah dilakukan. 

3. Macam-macam Puasa Sunnah 
        Puasa sunnah adalah puasa yang tidak wajib dilakukan oleh umat Islam. Jika orang Islam melakukannya, maka dia akan mendapatkan pahala sedangkan jika dia tidak melakukannya maka dia tidak mendapatkan dosa. Puasa sunnah memiliki beberapa jenis diantaranya sebagai berikut. 

a. Puasa Syawal 
        Jenis puasa pertama dari puasa sunnah adalah puasa Syawal. Syawal sendiri adalah nama bulan setelah bulan Ramadhan. Puasa Syawal adalah berpuasa selama enam hari di bulan Syawal. Puasa ini bisa dilakukan secara berurutan dimulai dari hari kedua syawal ataupun bisa dilakukan secara tidak berurutan. 

b. Puasa Arafah 
        Puasa arafah adalah jenis puasa sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang berhaji. Sedangkan bagi umat Islam yang sedang berhaji, tidak ada keutamaan untuk puasa pada hari arafah atau tanggal 9 Dzulhijjah. Puasa arafah sendiri mempunyai keistimewaan bagi pelaksananya yaitu akan dihapuskan dosa-dosa pada tahun lalu serta dosa-dosa di tahun yang akan datang (HR. Muslim). 

c. Puasa Tarwiyah 
        Puasa Tarwiyah adalah puasa yang dilaksanakan pada hari tarwiyah yakni tanggal 8 Dzulhijjah. Istilah tarwiyah sendiri berasal dari kata tarawwa yang berarti membawa bekal air. Hal tersebut karena pada hari itu, para jamaah haji membawa banyak bekal air zam-zam untuk persiapan arafah dan menuju Mina. 

d. Puasa Senin dan Kamis 
        Jenis puasa satu ini juga merupakan puasa sunnah terpopuler. Puasa senin kamis berawal ketika Nabi Muhammad SAW memerintah umatnya untuk senantiasa berpuasa di hari senin dan kamis. Karena hari senin merupakan hari kelahiran beliau sedangkan hari kamis adalah hari pertama kali Al-Qur’an diturunkan. 

e. Puasa Daud 
        Jenis puasa ini merupakan puasa unik karena pasalnya puasa Daud adalah puasa yang dilakukan secara selang-seling (sehari puasa, sehari tidak). Puasa Daud bertujuan untuk meneladani puasanya Nabi Daud As. Puasa jenis ini juga ternyata sangat disukai Allah SWT. 

f. Puasa ‘Asyura 
        Bulan Muharram adalah bulan yang disunnahkan untuk memperbanyak puasa, boleh di awal bulan, pertengahan, ataupun di akhir. Namun, puasa paling utama adalah pada hari Asyura yakni tanggal sepuluh pada bulan Muharram. Puasa ini dikenal dengan istilah Yaumu Asyura yang artinya hari pada tanggal kesepuluh bulan Muharram. 

g. Puasa Ayyamul Bidh 
        Umat Islam disunnahkan berpuasa minimal tiga kali dalam sebulan. Namun puasa lebih utama dilakukan pada ayyamul bidh, yaitu pada hari ke-13, 14, dan 15 dalam bulan Hijriyah atau bulan pada kalender Islam. Ayyamul bidh sendiri mempunyai arti hari putih karena pada malam-malam tersebut bulan purnama bersinar dengan sinar rembulannya yang putih. h. Puasa Sya’ban (Nisfu Sya’ban) Tidak hanya bulan Ramadhan yang mempunyai keistimewaan, bulan Sya’ban juga memiliki keistimewaan tersendiri. Pada bulan Sya’ban dianjurkan agar umat Islam mencari pahala sebanyak-banyaknya. Salah satunya adalah dengan melakukan puasa pada awal pertengahan bulan Sya’ban sebanyak-banyaknya.
10:04:00 AM
thumbnail

Mandi Wajib Dalam Islam

Posted by Yushan on Wednesday, September 22, 2021

        Mandi besar atau mandi wajib (bahasa Arab: الغسل, translit. al-ghusl‎) adalah mandi atau menuangkan air ke seluruh badan dengan tata cara tertentu untuk menghilangkan hadats besar. Hal itu adalah pengertian dalam syariat Islam. Arti al-gusl secara etimologi adalah menuangkan air pada sesuatu. 

1. Syarat sah mandi Sebagai pembeda mandi biasa dengan mandi wajib perbedaannya terletak pada niatnya. 

2. Rukun mandi Untuk melakukan mandi janabah, maka ada beberapa hal yang harus dikerjakan karena merupakan rukun (pokok), di antaranya adalah: 
         - Mengguyur air keseluruh badan; 
         - Mengguyur kepala tiga kali, kemudian guyur bagian tubuh yang lain.
        Dengan seseorang memenuhi rukun mandi di atas, maka mandinya dianggap sudah sah, dengan disertai niat untuk mandi wajib (al ghuslu). Jika seseorang mandi di pancuran (shower) dan air mengenai seluruh tubuhnya, maka mandinya sudah dianggap sah. Kemudian untuk berkumur-kumur (madhmadhoh), memasukkan air dalam hidung (istinsyaq) dan menggosok-gosok badan (ad dalk) adalah perkara yang disunnahkan menurut mayoritas ulama. 

3. Tata cara mandi sempurna Berikut adalah tata cara mandi yang disunnahkan, ketika seorang Muslim melakukannya, maka akan membuat mandi wajib tadi lebih sempurna. 
      - Mencuci tangan terlebih dahulu sebanyak tiga kali sebelum tangan tersebut dimasukkan dalam 
        bejana atau sebelum mandi; 
      - Membersihkan kemaluan dan kotoran yang ada dengan tangan kiri; 
      - Mencuci tangan setelah membersihkan kemaluan dengan menggosokkan ke tanah atau dengan 
        menggunakan sabun; 
      - Berwudhu dengan wudhu yang sempurna seperti ketika hendak Shalat; 
      - Mengguyur air pada kepala sebanyak tiga kali hingga sampai ke pangkal rambut; 
      - Memulai mencuci kepala bagian kanan, lalu kepala bagian kiri;
      - Menyela-nyela rambut; 
      - Mengguyur air pada seluruh badan dimulai dari sisi yang kanan setelah itu yang kiri. 

4. Lafadz Niat Mandi Wajib 
        
1. Jika mandi besar disebabkan junub Mimpi basah, keluar mani, senggama maka niat mandi besarnya adalah BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITUL GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL AKBAR MINAL JANABATI FARDLON LILLAHI TA’ALA Artinya Dengan menyebut nama Allah Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari jinabah, fardlu karena Allah Ta’ala 
        
2. Jika mandi besarnya disebabkan karena haid maka niat mandi besarnya adalah BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITUL GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL AKBAR MINAL HAIDI FARDLON LILLAHI TA’ALA Artinya Dengan menyebut nama Allah Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari haidl, fardlu karena Allah Ta’ala 
        
3. Jika mandi besarnya disebabab karena nifas, maka niyat mandi besarnya adalah BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITU GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL AKBAR MINAN NIFASI FARDLON LILLAHI TA’ALA Artinya Dengan menyebut nama Allah Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari nifas, fardlu karena Allah Ta’ala
7:52:00 AM
thumbnail

Rukun Islam Ada 5

Posted by Yushan on Tuesday, September 21, 2021

Rukun Islam 

        Rukun Islam (bahasa Arab: أركان الإسلام, translit. arkān al-Islām‎) adalah lima tindakan dasar dalam Islam, dianggap sebagai pondasi wajib bagi orang-orang beriman dan merupakan dasar dari kehidupan Muslim. Rukun Islam terdiri daripada lima perkara, yaitu: 
1. Syahadat: menyatakan kalimat tiada Tuhan selain Allah, dan Muhammad itu utusan Allah. 
2. Shalat: ibadah sembahyang lima waktu sehari. 
3. Saum: berpuasa dan mengendalikan diri selama bulan suci Ramadan 
4. Zakat: memberikan 2,5% dari uang simpanan kepada orang miskin atau yang membutuhkan. 
5. Haji: pergi beribadah ke Mekkah, setidaknya sekali seumur hidup bagi mereka yang mampu. 

1. Syahadat 
            Syahadat (persaksian) ini memiliki makna mengucapkan dengan lisan, membenarkan dengan hati lalu mengamalkannya melalui perbuatan. Adapun orang yang mengucapkannya secara lisan namun tidak mengetahui maknanya dan tidak mengamalkannya maka tidak ada manfaat sama sekali dengan syahadatnya. 
        Makna "La ilaha Illallah" yaitu; tidak ada yang berhak disembah di bumi maupun di langit melainkan Allah semata. Artinya secara harfiah adalah: "Tiada Tuhan selain Allah" Orang yang beribadah kepada selain Allah adalah kafir dan musyrik terhadap Allah sekalipun yang dia sembah itu seorang nabi atau wali. Sekalipun ia beralasan supaya bisa mendekatkan diri kepada Allah ta’ala dan bertawasul kepadanya. Sebab orang-orang musyrik yang dulu menyelisihi Rasul, mereka tidak menyembah para nabi dan wali dan orang soleh melainkan dengan memakai alasan ini. Akan tetapi itu merupakan alasan batil lagi tertolak. Sebab mendekatkan diri kepada Allah ta’ala dan bertawasul kepada-Nya tidak boleh dengan cara menyelewengkan ibadah kepada selain Allah. Melainkan hanya dengan menggunakan nama-nama dan sifat-Nya, dengan perantaraan amal sholeh yang diperintahkan-Nya seperti Shalat, shodaqah, zikir, puasa, jihad, haji, bakti kepada orang tua serta lainnya, demikian pula dengan perantara doanya seorang mukmin yang masih hidup dan hadir dihadapannya ketika mendoakan. 

2. Shalat 
        Shalat lima waktu sehari semalam yang Allah syariatkan untuk menjadi sarana interaksi antara Allah dengan seorang muslim di mana ia bermunajat dan berdoa kepada-Nya. Juga untuk menjadi sarana pencegah bagi seorang muslim dari perbuatan keji dan mungkar sehingga ia memperoleh kedamaian jiwa dan badan yang dapat membahagiakannya di dunia dan akhirat. Allah mensyariatkan dalam shalat, suci badan, pakaian, dan tempat yang digunakan untuk shalat. Maka seorang muslim membersihkan diri dengan air suci dari semua barang najis seperti air kecil dan besar dalam rangka menyucikan badannya dari najis lahir dan hatinya dari najis batin. Shalat merupakan tiang agama. Ia sebagai rukun terpenting Islam setelah dua kalimat syahadat. Seorang muslim wajib memeliharanya semenjak usia baligh (dewasa) hingga mati. Ia wajib memerintahkannya kepada keluarga dan anak-anaknya semenjak usia tujuh tahun dalam rangka membiasakannya. Shalat wajib bagi seorang muslim dalam kondisi apapun hingga pada kondisi ketakutan dan sakit. Ia menjalankan Shalat sesuai kemampuannya baik dalam keadaan berdiri, duduk maupun berbaring hingga sekalipun tidak mampu kecuali sekadar dengan isyarat mata atau hatinya maka ia mengkhabarkan bahwa orang yang boleh Shalat dengan isyarat. 
        Shalat lima waktu itu adalah Shalat Shubuh, Shalat Dhuhur, Shalat Ashar, Shalat Maghrib dan Shalat Isya’. Waktu Shalat Shubuh dimulai dari munculnya Fajar Sadik di ufuk timur dan berakhir saat terbit matahari. Tidak boleh menunda sampai akhir waktunya. Waktu Shalat Dhuhur dimulai dari condongnya matahari hingga sesuatu sepanjang bayang-bayangnya. Waktu Shalat Ashar dimulai setelah habisnya waktu Shalat Dhuhur hingga matahari menguning dan tidak boleh menundanya hingga akhir waktu. Akan tetapi ditunaikan selama matahari masih putih cerah. Waktu Maghrib dimulai setelah terbenamnya matahari dan berakhir dengan lenyapnya senja merah dan tidak boleh ditunda hingga akhir waktunya. Sedang waktu ShalatIsya’ dimulai setelah habisnya waktu maghrib hingga akhir malam dan tidak boleh ditunda setelah itu. 

3. Puasa 
        Puasa pada bulan Ramadan yaitu bulan kesembilan dari bulan hijriyah. Seorang muslim berniat puasa sebelum waktu shubuh (fajar) terang. Kemudian menahan dari makan, minum dan jima’ (mendatangi istri) hingga terbenamnya matahari kemudian berbuka. Dalam puasa terdapat beberapa manfaat tak terhingga. 

4. Zakat 
        Allah telah memerintahkan setiap muslim yang memilki harta mencapai nisab untuk mengeluarkan zakat hartanya setiap tahun. Ia berikan kepada yang berhak menerima dari kalangan fakir serta selain mereka yang zakat boleh diserahkan kepada mereka sebagaimana telah diterangkan dalam Al Qur’an. 

5. Haji
        Rukun Islam kelima adalah haji (ziarah) ke Baitullah Mekkah sekali seumur hidup. Adapun lebihnya maka merupakan sunnah. Dalam ibadah haji terdapat manfaat tak terhingga: 
- Pertama, haji merupakan bentuk ibadah kepada Allah ta’ala dengan ruh, badan dan harta. 
- Kedua, ketika haji kaum muslimin dari segala penjuru dapat berkumpul dan bertemu di satu tempat. 

        Mereka mengenakan satu pakaian dan menyembah satu Robb dalam satu waktu. Tidak ada perbedaan antara pemimpin dan yang dipimpin, kaya maupun miskin, kulit putih maupun kulit hitam. Semua merupakan makhluk dan hamba Allah. Sehingga kaum muslimin dapat bertaaruf (saling kenal) dan taawun (saling tolong menolong). Mereka sama-sama mengingat pada hari Allah membangkitkan mereka semuanya dan mengumpulkan mereka dalam satu tempat untuk diadakan hisab (penghitungan amal) sehingga mereka mengadakan persiapan untuk kehidupan setelah mati dengan mengerjakan ketaatan kepada Allah ta’ala.

        Demikian ulasan mengenai Rukun Islam. Semoga sebagai ummat Islam kita semakin dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT. Aamiin..
7:46:00 AM
thumbnail

Macam - Macam Air Dalam Islam

Posted by Yushan on Monday, September 20, 2021

Macam – Macam Air 
        
        Air merupakan salah satu hal pokok ummat manusia di seluruh dunia dalam kehidupan sehari-hari tak terkecuali ummat islam dalam hal beribadah yang membutuhkan air untuk bersuci dari hadas maupun najis secara sah meskipun bisa diganti dengan tayamum. Air dalam Fiqhi islam menurut madzhab Syafi’i dibagi menjadi empat kategori yakni air suci mensucikan, air musyammas, air suci yang tidak mensucikan, serta air mutanajjis. Berapakah Takaran air yang dapat dianggap sah untuk bersuci ? Sesuai Fiqhi islam air yang sah untuk bersuci jika takaran atau volumenya mencapai 2 qullah. Menurut Para ulama madzhab Syafi’i menyatakan bahwa air yang dianggap mencapai dua qullah apabila volumenya mencapai kurang lebih 192,857 kg. Bila melihat wadahnya volume air dua qullah adalah bila air memenuhi wadah dengan ukuran lebar, panjang dan dalam masing-masing satu dzira’ atau kurang lebih 60 cm2. Adapun macam-macam Air sebagai berikut: 

1. Air Suci dan Menyucikan ( Air Mutlak ) 
        Air suci dan menyucikan artinya dzat air tersebut suci dan bisa digunakan untuk bersuci. Didalam kitab fatqul qorib dijelaskan bahwa air yang termasuk dalam kategori air mutlak ada 7 yaitu : 
         - Air yang turun dari langit (air hujan) 
         - Air Laut (air asin) 
         - Air Sungai (air tawar) 
         - Air sumur 
         - Air sumber (air mata air) 
         - Air salju (air es) 
         - Air embun 

        Air suci dan mensucikan artinya dzat air tersebut suci dan bisa digunakan untuk melakukan bersuci. ada 7 (tujuh) jenis air yang termasuk dalam golongan ini. Beliau mengatakan: “Air yang dapat digunakan untuk bersuci ada tujuh jenis, yaitu air hujan, air laut, air sungai, air sumur, air mata air, dan air es atau salju, dan air embun.“ Ketujuh jenis air itu disebut sebagai air mutlak selama masih pada sifat asli penciptaannya. Bila sifat asli penciptaannya berubah maka air itu tak lagi disebut air mutlak dan hukum penggunaannya pun juga berubah. Hanya saja perubahan air bisa tidak menghilangkan kemutlakannya jika perubahan itu terjadi karena air tersebut diam pada waktu yang cukup lama, karena tercampur sesuatu yang tidak bisa dihindarkan seperti lumut, lempung, debu, atau karena pengaruh tempatnya seperti air yang berada di daerah yang mengandung banyak belerang. Secara ringkas air mutlak yaitu air yang turun dari langit atau yang bersumber dari tanah (bumi ) dengan sifat asli penciptaannya. 

2. Air Musyammas 
        Air musyammas yaitu air yang dipanaskan secara langsung di bawah terik sinar matahari dengan menggunakan wadah yang terbuat dari logam selain emas dan perak, seperti besi atau tembaga. Air musyammas hukumnya suci dan menyucikan, namun makruh jika dipakai untuk bersuci. Secara umum air ini juga makruh digunakan bila pada anggota badan manusia atau hewan yang bisa terkena kusta seperti kuda, namun air musyammas tidak apa-apa jika dipakai untuk mencuci pakaian atau lainnya. Meski demikian air musyammas ini tak lagi makruh jika dipakai untuk bersuci apabila telah kembali menjadi dingin. 

3. Air Suci Namun Tidak Menyucikan 
        Air suci tidak mensucikan atau thohir ghoiru muthohhir ini dzatnya suci namun tidak bisa dipakai untuk bersuci, baik untuk bersuci dari hadast besar dan kecil maupun dari najis. Ada 2 jenis air yang suci namun tidak mensucikan, yaitu air musta’mal dan air mutaghayyar. 
        Air musta’mal adalah air yang telah digunakan untuk bersuci baik untuk menghilangkan hadast seperti wudlu dan mandi junub maupun untuk menghilangkan najis bila air tersebut tidak berubah dan tidak bertambah volumenya setelah terpisah dari air yang terserap oleh barang yang dibasuh. Air musta’mal ini tidak bisa digunakan untuk bersuci dari hadast dan najis apabila tidak mencapai takaran dua qullah. Namun apabila takaran air tersebut mencapai dua qullah maka tidak disebut sebagai air musta’mal dan dapat digunakan untuk bersuci. Sebagai contoh, apabila ada sebuah bak air dengan ukuran 2 x 2 meter persegi, dan bak itu terisi penuh dengan air, dan kita melakukan wudlu dengan langsung memasukkan anggota badan ke dalam air di bak tersebut (bukan dengan menciduknya), maka air yang masih berada di bak tersebut masih dihukumi suci dan menyucikan. Namun apabila takaran airnya kurang dari dua qullah (meskipun ukuran bak airnya cukup besar), maka air tersebut menjadi air musta’mal dan tidak dapat digunakan untuk bersuci. Namun dzat air tersebut masih di hukumi suci sehingga masih bisa digunakan untuk keperluan lain seperti mencuci pakaian. Dan perlu kita ketahui bahwa air yang menjadi musta’mal ialah air yang dipakai untuk bersuci yang wajib hukumnya. Misalkan air yang dipakai untuk berwudlu bukan dalam rangka menghilangkan hadast kecil, tapi hanya untuk memperbarui wudlu saja (tajdidul wudlu) maka tidak menjadi musta’mal. Sebab orang yang memperbarui wudlu sesungguhnya tidak wajib berwudlu ketika hendak shalat karena pada dasarnya ia masih dalam keadaan suci dari hadast. Sebagai contoh, air yang dipakai untuk basuhan pertama pada anggota badan saat melakukan wudlu menjadi musta’mal karena basuhan pertama hukumnya wajib. Sedangkan air yang dipakai untuk basuhan kedua dan ketiga tidak menjadi musta’mal karena basuhan kedua dan ketiga hukumnya hanya sunnah. Adapun air mutaghayar yaitu air yang mengalami perubahan salah satu sifatnya disebabkan tercampur dengan barang suci yang lain dengan perubahan yang menghilangkan kemutlakan nama air tersebut. Sebagai contoh air hujan yang masih asli ia disebut air mutlak dengan nama air hujan. Ketika air hujan dicampur dengan susu sehingga terjadi perubahan pada sifat-sifatnya maka orang akan mengatakan air itu sebagai air susu. Perubahan nama inilah yang menjadikan air hujan kehilangan kemutlakannya. Air yang demikian itu tetap suci dzatnya namun tidak dapat digunakan untuk melakukan bersuci. Lalu bagaimana dengan air mineral kemasan? Air mineral kemasan itu masih tetap pada kemutlakannya karena tidak ada pencampuran barang suci yang menjadikan air mineral kemasan mengalami perubahan pada sifat-sifatnya. Adapun penamaannya dengan berbagai macam nama itu hanyalah nama merek dagang yang tidak berpengaruh pada kemutlakan air itu sendiri. 

4. Air Mutanajis 
        Air mutanajis yakni air yang terkena najis yang takarannya kurang dari dua qullah atau takarannya mencapai dua qullah atau lebih namun berubah salah satu sifatnya (warna, bau, atau rasa) karena terkena najis. Air yang takarannya sedikit jika terkena najis maka secara otomatis air tersebut menjadi mutanajis meskipun tidak ada sifatnya yang berubah. Sedangkan air banyak jika terkena najis tidak menjadi mutanajis bila ia tetap pada kemutlakannya, tidak ada sifat yang berubah. Namun jika karena terkena najis ada satu atau lebih sifat air yang berubah maka air banyak tersebut menjadi air mutanajis. Air mutanajis ini tidak bisa digunakan untuk bersuci, karena dzat air itu sendiri tidak suci sehingga tidak bisa dipakai untuk mensucikan.
7:43:00 AM
thumbnail

PESAN MAHASISWA DI MASA LALU : JANGAN SAMPAI KITA DISALAHKAN OLEH SEJARAH

Posted by Yushan on Monday, April 25, 2016

Apa yang kita perjuangkan adalah benar Semua propaganda hitam yang di tebar oleh rezim adalah untuk mematahkan perjuangan kita. Rakyat dan kelas pekerja yang kita belah dan kita perjuangkan,adalah pedang tajam yang mengancam kelangsungan penindasan. Perjuangan kita adalah satu dengan penderitaan panjang massa rakyat,perjuangan yang selalu berhadapan dengan kebohongan,kemunafikan, perlakuan tidak adil, terror, penangkapan, penyiksaan, penjara bahkan kematian. Semua itu yang pasti harus dihadapi oleh setiap perjuangan yang sungguh-sungguh.

Dalam perkembangan perjuangan kita mengalami peningkatan kwalitatif, demikian halnya resiko yang harus di bayar,semula dengan harus berlandaskan komitmen-komitmen moral yang berkonsekwensi rendah. Namun sejarah yang terus berjalan, semakin mendapatkan siraman sinar kebenaran, ketepatan pilihan apa yang harus di kerjakan yang kita dapatkan secara ilmiah bukan mengada-ada seperti hamparan tanah tandus yang kering mendapatkan siraman air hujan dan matahari, menyuburkan tanah tersebut agar berguna buat kehidupan.

Tujuan perjuangan kita adalah kemerdekaan dari semua bentuk penindasan atas dari semua jenis rakyat yang selama ini menderita secara ekonomi,politik,dan budaya. Secara histories semua itu tidak akan pernah datang begitu saja dan gratis atau tinggal sebagai sebuah pesan tapi harus di buktikan oleh setiap orang yang sadar akan hidup yang terus berhadapan dengan agresi kaum penindas yang tidak pernah puas kalau rakyat tidak habis kering darahnya oleh mesin mesin penghisap.

Kita bukan siapa-siapa, seorang kawan pernah mengingatkan bahwa kita adalah generasi anak haram yang tumbuh dari keharusan sejarah, yang harus setiap hari  mengasah ketajaman otak dan kemampuan kita untuk berhadapan dengan hidup yang semakin lama semakin keras dan memojokan generasi kita ke parit-parit sejarah yang hina dina. Kita hanya harus menempah dan mengasah pedang kita atau dengan sabar perlahan-lahan menunduhkan kepala kita pada tembok kekuasaan yang sombong, dan setiap darah yang mengucur di tembok itu akan mengalir menghidupi bunga yang tumbuh menjalar, yang akan terus merambat,mengukung dan satu saat akan meruntuhkantembok itu. Apa lagi yang jadi takdir hidup kita, ditengah kebuasan penindas.

Patutkah kita lari,buang muka dari penindasan yang melilit leher rakyat. ?? Let your pain be my sorrow ( Sting ), and the world will be as one  ( John Lenon ) Biarlah surga masa depan menjadi milik kita bersama,bukan menjadi milik sendiri-sendiri. kita bukan siapa-siapa, selain harus tetap pada garis perjuangan yang sudah kita patri bersama-sama dalam sejarah umat manusia. Secara jujur kita harus mengakui , perjuangan yang sudah dirintis bukan milik kita sekarang tetapi milik massa depan, milik rakyat yang kita perjuangkan. Pimpinan-pimpinan  ( yang kita pilih dan tunjuk sendiri ) yaitu kawan-kawan dekat kita,yang sudah mengorbankan hidup mereka dalam penyiksaan fisik,maupun jiwa dan pasti akan menjalani penjara. Semua yang sedang di hadapi adalah pilihan sadar mereka untuk kita semua, untuk massa rakyat yang kita belah dan perjuangkan. Lewat seorang kurir, kawan-kawan pimpinan telah mengeluarkan seruan : Penjara tidak membuat kami jera !! masih ingatkah kita bahwa sebagian besar dari mereka hidup di gerogoti penyakit kronik dari TBC, Radang usus, Lever, Ginjal, Geger otak dll. Ingatkah kita bahwa sebagian dari mereka meninggalkan orang tua dan keluarga yang menyayangi mereka ( sebagian dari mereka dalam ekonomi yang parah ) meninggalkan kuliah harapan ke dua orang tua dan orang orang yang mereka kasihi. Tapi, mereka tetap teguh mngepalkan tangan perjuangan-perjuangan mereka.

Ketakutan dan kepanikan kita adalah wajar,namun otak yang sudah ada harus bisa mengatasi itu semua. Tidak ada alasan bagi kita untuk mundur , semua teror yang kita hadapi adalah seujung kuku di bandingkan penderitaan yang sudah di hadapi massa rakyat ? Ingatkah kita terror yang di alami rakyat pada tahun 1965,Aceh Maubere, Papua dan lampung ? Terbayangkah kita pada MARSINAH dan jutaan kaum pekerja lainya yang hidup di kolong-kolong terror dan kemiskinan ? semua tragedy manusia Indonesia ada di benak kita dan tidak pernah bisa di hapus oleh air mata dan kata-kata kosong.

Kita telah melawan Kediktatoran Orde Baru semenjak peristiwa Malari 74, 27 juli 96 sampai kita memimpin revolusi penumbangan Soeharto pada tahun 98, barangkali sudah menjadi takdir sejarah dari penindasan kapitalisme, militerisme di Indonesia dan beberapa negara lain bahwa mahasiswalah yang dipilih oleh sejarah untuk memperbaiki kecacatanya. Mungkin sementara sejarah akan berterimah kasih dengan generasi kita, akan tetapi sejarah belum berhenti untuk mencatat, bahkan saat ini sejarah tersebut menggugat kembali pada generasi kita, sebab revolusi 98 hanya menghasilkan penumbagnan Suharto, sebagai bagian dari Orde Baru. Ingat Orde di topang oleh tiga pilar ; Seharto dan birokrasi korupnya, Partai Golkar Mesin Politiknya, Dwi Fingsi TNI Penjaga Stabilitasnya. Revolusi Rakyat yang kita pimpin belum selesai bahkan dicuri oleh oportunis yang tidak tau malu; Reformis Gadungan, masih menyisakan kotoran lama; Sisa-Sisa Orde Baru. Kenapa kita belum sanggup menyelesaikan tugas sejarah tersebut ?—Jawabanya kita tidak perlu menyalakan kelompok Mahasiswa yang memecah gerakan pada saat pendudukan DPR/MPR 98 setelah Soeharto jatuh Bahwa Reformasi telah selesai kata mereka,….Memang betul mereka adalah anjing kaki tangan Orde Baru seperti makian kita selama ini. Atau menyalakan kelompok Mahasiswa di bawah bendera BEM,KAMMI saat ini,…..Memang mereka adalah badut…ya..Badut Orde Baru dan Reformis Gadungan. Tapi mari kita pertanyakan sejauh mana kepeloporan kita dalam mendialetiskan kesadaran dan memimimpin massa rakyat dalam perjuangan Revolusi Demokratik. Jadi saat ini yang esesnsi adalah bagaimana mengorganisir kesadaran mayoritas mahasiswa dan rakyat. Jangan-jangan saat ini karena baru aksi sekali saja dengan tuntutan adili Golkar, kita telah onani dengan klaim subyektif sebagai seorang Revolusioner, bukankah ini adalah sikap manja dan kepengecutan Borjuis kecil kita.

Mungkin ketakutan kita akibat sekap ilusi kesadara Orang Tua atau bahkan kesadran kita kita sendiri yang telah tererosi oleh hegemoni negara, harus cepat kuliah untuk jadi sarjana, dan bekerja menjadi sekrup-sekrup memperkuat kapitalisme, sisa feodalisme dan itu berarti kita ikut memperpanjang barisan perbudakan. LMND barangkali menghalangi atau mengganggu ksarjanaan kita. Mungki kita ingat seorang kawan Andi Arif namanya seorang ketua SMID, yang oleh Orde Baru akibat mempertahankan idealismenya harus dipukuli, di culik, diestrum kemeluannya dan nayaris mati, tetapi ia juga bisa Sarjana sekaligus.

Perjuangan massa rakyat yang kita pimpin bukan saja berhadapan dengan rezim penguasa,tapi juga berhadapan dengan kaum opurtunis dan munafik yang selalu menjilat penguasa sambil menginjak- injak hak  massa rakyat. Mereka adalah alat-alat penguasa untuk menakuti-nakuti massa rakyat dengan jampi-jampi setanya. Perjuangan kita juga berhadapan dengan penghianatan dari elemen-elemen penetrator yang berusaha merusak dan menghancurkan gerakan massa rakyat dari dalam, yang tertawa terbahak-bahak melihat terror menimpah kita. Mereka juga bisa berbicara sama tentang pembebasan massa rakyat dan demokrasi, namun tangan mereka belum kering oleh darah massa rakyat yang telah mereka bantai mereka akan tertawa berjingkrak-jingkrak kesenangan melihat kita jirih,dan akan berpesta pora untuk merayakan kemenangan mereka bersama resim sambil menyanjung-nyanjung pimpinan-pimpinan boneka mereka yang akan menjadi penipu – penipu baru buat rakyat ! kelak pada saat rezim tumbang dan rezim boneka baru berkuasa maka massa rakyat akan dua kali lebih menderita, karena kemenangan yang seharusnya di rebut oleh rakyat telah di rampok untuk kemudian di gunakan membantai perjuangan massa rakyat lagi.

Mata hati kita tidak akan di tipu, namun memang sulit dan melelahkan untuk membangun masa depan yang berdaulat bagi massa rakyat !memang, beberapa tokoh democrat yang tadinya yang dekat dengan kita, kini,sekarang ikut-ikutan menginjak kita.mereka ikut ketakutan dan memilih lebih baik jauh dari kita.Watak yang demikian yang dari dulu mengililingi gerakan massa rakyat yang kita bangun selama ini. Dahulu mereka memeras keringat kawan-kawan kita. Menjadikan pekerjaan kita menjadi proyek-proyek dana mereka. Sambil sesekali hadir di tengah perjuangan massa dan menunjukan komitmenya terhadap perjuangan rakyat, mereka racuni beberapa elemen-elemen opurtunis di dalam tubuh gerakam untuk kemudian menjadi kaki tangan mereka yang setia. Dan semuanya telah menjadi darah dan daging merekaadalah keringat kerja keras kita membangun massa rakyat.

Namun kini apa yang mereka lakukan adalah dengan menganggap LMND kita sebagai kurap yang patut di jauhi, Beberapa dari mereka ikut mencaci  dan menista kita,  dibilang liga sepakbolah dan lainnya. Padahal kita hanya meminta sedikit hasil curian mereka dari para kapitalis internasional. Mereka akan tidak perna jujur terhadap keadilan dan menghargai sopan santun berpolitik karena mereka lahir dari rahim yang sama dengan kita, rahim orde baru, Cuma tulang dan darahnya yang saja kotor oleh moderasi uang dan karir, yang menghamburkan uang rakyat di club-club malam bersama sekretaris mudanya,rumah bordil dan diskotik, sepulangnya dari kantor mereka yang ber-AC
Viva kaum pro-demokrasi ! perjuangan dan tingkahmu akan kami kenang, kaum seperti mereka tidak pernah akan habis dan akan selalu mengganggu gerakan massa rakyat kapanpun dan di manapun mereka ! mereka akan selalu mengintip kita setiap kesempatan yang bisa mereka colong,dengan air liur menetes seakan melihat gerakan demokrasi sebagai dewi yang bisa sewaktu-waktu di ajak kencan,digilir atau di paksa di perkosa. Itulah mereka yang kini penuh kebencian menatap kita saat mengetuk pintu rumah mereka. Watak ini wajar tumbuh dan membesar di iklim demokrasi pancasila orde baru ini. Mereka tidak segan-segan berkolaborasi dengan rezim penindas atau dengan pemilik modal atau kekuatan asing imprialisme !

Kita tidak sama dengan mereka, dan kita tidak akan tunduk dengan mainstrem mereka kita tidak akan tunduk atau pada barisan opurtunis itu, penderitaan yang kita sudah telan selama ini mengarjakan kita untuk mandiri dan setia teguh pada perjuangan massa rakyat.Sejengkalpun kita tidak pernah mundur ! kita berjuang bukan karena uang atau karir politik tapi hanya untuk kemenangan massa rakyat dan demokrasi yang sejati.

Akhirnya saya mengutip sepotong kalimat kawan-kawan demonstarn Cina pada peristiwa Tiangnamen.
Prestasi Akademik itu memang penting
Gelar sarjana juga sangat penting
Akan tetapi Tanpa Demokrasi semua itu tidak berharga apa-pa.
4:07:00 AM